Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2011

Novel Review: Diary of A Wimpy Kid


Diary of A Wimpy Kid, atau yang bahasa Indonesianya adalah Diary Bocah Tengil, adalah novel serial karya Jeff Kiney. Novel fiktif ini menceritakan seorang anak bernama Gregory Heffley, yang menuliskan Jurnal akan kehidupanya sehari-harinya. Novel ini cukup menarik untuk dibaca karena mendekati kehidupan dunia nyata dan juga menggambarkan bagaimana hidup seorang anak yang kehidupannya berjalan tidak sesuai dengan apa yang diperkirakan.

Yang menarik adalah adanya sisipan gambar kartun, supaya tidak menyiksa pembaca. Karena jika hanya tulisan saja akan membuat mata sakit. Font size yang digunakan juga cukup besar untuk sebuah novel, supaya lebih mudah untuk dibaca.
Bebrapa Karakter yang ada dalam novel.
Karena Novel ini anggapannya dianggap adalah Jurnal buatan seorang anak, maka bahasa yang digunakan juga cukup Simple. Jadi, jika anda berminat untuk belajar bahasa Inggris, anda dapat memulainya dengan novel ini. Novel ini tergolong ringan, karena bahasanya tidak sesusah novel bahasa inggris yang lain.

Gregory "Greg" Heffley, sang tokoh utama.
 Greg adalah seorang bocah yang suka bermain game dan juga sering berandai-andai tanpa ada usaha untuk mewujudkannya. Pastilah novel ini juga diiringi humor. Silakan membacanya jika anda memang tertarik.

Minggu, 04 Desember 2011

Novel Review: Assassin's Creed Renaissance


Assassin's Creed Renaissance adalah novel fiktif karya Oliver Bowden, yang diadaptasi dari game Assassin's Creed 2. Novel ini menceritakan kembali kisah kehidupan Ezio Auditore da Firenze, sang Master Assassin dari saat dia muda. Konflik yang ada dalam novel ini juga sama dengan Gamenya, yakni konflik antara Order of The Assassins dengan Templar. Saya akan menceritakan sedikit seperti apa ceritanya.



Bersetting di Firenze, Italia, cerita bermula dikala Ezio berusia 18 tahun, dimana statusnya hanyalah anak dari seorang bankir. Tetapi kehidupan sehari-harinya yang hanya biasa-biasa saja mendadak mulai berubah disaat ayah dan kedua saudaranya ditangkap dan ditahan. Setelahnya merekapun dieksekusi gantung. Shock akan hal ini, diapun mulai melarikan diri bersama Ibu dan adik perempuannya dari Firenze ke tempat pamannya di Monteregionni. Disana dia mengetahui bahwa ayahnya adalah anggota dari Order of The Assassins. Mengetahui bahwa takdir dari Ezio adalah untuk melanjutkan pekerjaan ayahnya sebagai Assassin, Eziopun mulai berlatih. Seusai menguasai dan mempelajari latihan yang diberikan oleh pamannya, diapun bersiap diri. Dia akan membalaskan dendam keluarganya yang telah dieksekusi mati di depan matanya sendiri. Maka dimulailah petualangan Ezio bertarung melawan Templar. Musuh utama Ezio disini adalah Rodrigo Borgia, karena dialah awal dari semua masalah ini. Untuk kisah selanjutnya, anda dapat membaca bukunya atau memainkan gamenya.


Namun apakah yang membedakan novel dengan gamenya?
Novel ini hanya fokus terhadap Ezio. Jadi dalam novel tersebut tidak diceritakan Desmond masuk ke dalam Animus. Dalam novelnya, jalannya kisah perjalanan Ezio akan lebih realis. Jika anda merasa bahwa gamenya sepertinya cukup mudah bagi Ezio, dalam novelnya diceritakan bagaimana Ezio bertarung. Cara bertarungnya berbeda dengan gamenya, ditambah alur waktunya terasa lebih lama. Novel ini menceritakan kehidupan Ezio secara lebih detail.